OL tuk Bloger tersendat

Semenjak MA pasang speedy, banyak sekali manfaat yang bisa diambil. Lab Komputer jadi bisa buka warnet guna menyediakan fasilitas tuk para santri agar melek IT khususnya siswa MA Al Hikmah 2. Peminat internet pun membludak, sampe-sampe pengelola lab kewalahan tuk menghadapi para pengunjung warnet, susah bagi jadwal dll.

Dengan membludaknya peminat warnet, pengeluaran tuk bayar abonemen nya pun tidak sedikit karena dipasang dari siang sampe malam. Tapi hal itu ga masalah sich, coz kita juga dapat pemasukan yang lumayan bisa mencukupi tuk pengeluaran speedy.

Dengan adanya speedy n membludaknya peminat warnet, dengan berbagai pertimbangan dll, akhirnya terbentuklah suatu komunitas bloger malhikdua. Para bloger pun enjoy dengan postingannya, karena fasilitas telah tersedia. Awal terbentuknya komunitas bloge malhikdua adalah ketika malhikdua akan mengikuti lomba weblog. Kita coba-coba merekrut siswa tuk gabung jadi teamwork malhikdua, akhirnya berlanjut dech….

Kabar selanjutnya dan yang membuat kita agak merasa kecewa n bimbang, bahwasanya anak santri ga boleh ngenet malam hari oleh pengasuh. Sebenarnya alasan kenapa dilarang memang hal yang baik. Abah melarang ngenet malam salah satunya dengan alasan agar santri habis pengajian pondok langsung istirahat agar pagi harinya ga bangun terlambat. Tapi kita juga bingung harus jawab apa pada para pelanggan n khususnya bloger. Kalau pelanggan warnet sich ga terlalu sulit tuk kasih alasan, tapi tuk para bloger? Seakan-akan kita mematikan kreativitas mereka.

Kalau sudah keputusan pengasuh, mau gimana lagi? Team dari kita pun ga bisa berkutik.

Akhirnya sambil berjalan, dan mematuhi peraturan yang ada kita tetap berfikir gimana agar para bloger tidak down, n mereka tetap eksis ngeblog….

Solusi sementara, mereka cuma bisa ngeblog n ngenet untuk para pelanggan di siang n sore hari, malam selasa n malam jumat pun bisa ngenet. Paling cuma itu solusi perdana.

Semoga dengan berjalannya waktu, kita bisa mencari jalan keluar agar bloger tidak kecewa, para pelanggan warnet pun tidak kecewa. Tentunya dengan tujuan agar para santri tidak tertinggal terhadap dunia IT.

4 Comments so far »

  1. genthokelir said,

    Wrote on February 25, 2009 @ 7:16 am

    saya sangat haru melihat perjuangan anda dan kawan kawan dalam menimba ilmu pengetahuan di bidang apapun
    sebuah keterbatasan waktu yang membelenggu tetap eksis dalam dunia TI
    semangat anda dan kawan kawan menjadikan contoh buat kami dalam hal tertentu
    saya dan kawan kawan masih bisa membantu doa dan semangat mbak
    salam sukses selalu dan tetap semangat

  2. suryo said,

    Wrote on February 25, 2009 @ 10:01 am

    salah satu solusi perdana, kita punya dua ruang lab komputer. so, kenapa yang satu tidak diaktifkan. kalau memang sekarang waktunya tanggung karena lab mau pindah, semoga nanti di lab yang baru, ngenet ngga jadi masalah lagi.

  3. afin said,

    Wrote on February 25, 2009 @ 10:15 am

    To:
    genthokelir : Trims banyak ya mas tuk doa dan semangatnya. semoga dengan dibantu doa, kita bisa cari solusi yang baik demi kelancaran program kita
    suryo : Trims untuk sarannnya. Kita memang sudah memikirkan hal itu kok, cuman belum terlaksana aja. Ntar ketika pindah lab, bantuin kita ya…..so pasti donk….apa sich yang ga buat seorang afin. hehehe….

  4. novi said,

    Wrote on February 25, 2009 @ 2:25 pm

    blogger harus bersatu

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Comment: